Pakistan, 11 Juli 2012
Misi Dinar Dirham Berikut: Pakistan
Dimulai di Negara Bagian Punjab, misi menerapkan Dinar dan Dirham di Pakistan, mendapat sambutan antusias umat Islam.
Sementara pengamalan Dinar dan Dirham dalam Muamalat di Nusantara terus berkembang, misi baru untuk mewujudkan 'One Ummah, One Currency', terus diperluas. Shaykh Umar Ibrahim Vadillo, terbang dari Kuala Lumpur ke Lahore, Pakistan, selama beberapa hari dalam pekan kedua Juli 2012 ini, menjelaskan tata cara dan prosedur serta pentingnya umat Islam segera bersatu menerapkan mata uang tunggal bagi dunia Islam. Umat Islam Pakistan dengan sangat antusias ingin segera mengikuti jejak Muslim di Nusantara.
Shaykh Umar diminta berbicara dalam ceramah umum di hadapan publik di Lahore, dalam acara 'Islamic Economic System Conference', dan juga secara lebih terbatas di kalangan akademisi di Universitas Punjab, Lahore, 9 Juli 2012. Sebuah pertemuan penting juga direncanakan antara Shakyh Umar dengan Gubernur Punjab, untuk membahas lebih jauh renanca penerapan Dinar dan Dirham di negara bagian ini khususnya, dan di seluruh Pakistan umumnya.
'Dalam masyarakat Islam tidak ada inflasi dan pengangguran,' ujar Shaykh Umar dalam konferensi tersebut. 'Adalah mustahil adanya inflasi bila kebebasan memilih alat tukar diberikan. Adalah mustahil adanya pengangguran bila pasar dibiarkan terbuka.'
Kepada masyarakat Punjab, Shaykh Umar memberikan contoh Pemerintah Kelantan yang telah mencetak Dinar dan Dirham atas nama pemerintahan, dan mendorong agar Pemerintahan Punjab mengikutinya, dengan mencetak Dinar dan Dirhamya sendiri.
Pencetakan dan penggunaan kembali Dinar emas dan Dirham perak di Pakistan akan menjadi langkah sangat penting, bagi kembalinya muamalat di anak benua India, yang melingkupi Pakistan, Banglades, India, dan Afghanistan. Dari sini akan terus bersambung ke berbagai negeri 'Stan', lainnya, seperti Kazakhstan, Uzbekhistan, Kirgiztan, dan seterusnya, untuk terus memasuki wilayah Timur Tengah.
Gerakan mengembalikan muamalat telah bergerak semakin cepat. Dan pasti akan mencapai kemenangannya, karena kemenangan hanyalah milik Allah.(001)
Dibaca : 919 kali
lainnya
Index kategori : Berita
Misi Dinar Dirham Berikut: Pakistan
Dimulai di Negara Bagian Punjab, misi menerapkan Dinar dan Dirham di Pakistan, mendapat sambutan antusias umat Islam.
Sementara pengamalan Dinar dan Dirham dalam Muamalat di Nusantara terus berkembang, misi baru untuk mewujudkan 'One Ummah, One Currency', terus diperluas. Shaykh Umar Ibrahim Vadillo, terbang dari Kuala Lumpur ke Lahore, Pakistan, selama beberapa hari dalam pekan kedua Juli 2012 ini, menjelaskan tata cara dan prosedur serta pentingnya umat Islam segera bersatu menerapkan mata uang tunggal bagi dunia Islam. Umat Islam Pakistan dengan sangat antusias ingin segera mengikuti jejak Muslim di Nusantara.Shaykh Umar diminta berbicara dalam ceramah umum di hadapan publik di Lahore, dalam acara 'Islamic Economic System Conference', dan juga secara lebih terbatas di kalangan akademisi di Universitas Punjab, Lahore, 9 Juli 2012. Sebuah pertemuan penting juga direncanakan antara Shakyh Umar dengan Gubernur Punjab, untuk membahas lebih jauh renanca penerapan Dinar dan Dirham di negara bagian ini khususnya, dan di seluruh Pakistan umumnya.
'Dalam masyarakat Islam tidak ada inflasi dan pengangguran,' ujar Shaykh Umar dalam konferensi tersebut. 'Adalah mustahil adanya inflasi bila kebebasan memilih alat tukar diberikan. Adalah mustahil adanya pengangguran bila pasar dibiarkan terbuka.'
Kepada masyarakat Punjab, Shaykh Umar memberikan contoh Pemerintah Kelantan yang telah mencetak Dinar dan Dirham atas nama pemerintahan, dan mendorong agar Pemerintahan Punjab mengikutinya, dengan mencetak Dinar dan Dirhamya sendiri.Pencetakan dan penggunaan kembali Dinar emas dan Dirham perak di Pakistan akan menjadi langkah sangat penting, bagi kembalinya muamalat di anak benua India, yang melingkupi Pakistan, Banglades, India, dan Afghanistan. Dari sini akan terus bersambung ke berbagai negeri 'Stan', lainnya, seperti Kazakhstan, Uzbekhistan, Kirgiztan, dan seterusnya, untuk terus memasuki wilayah Timur Tengah.
Gerakan mengembalikan muamalat telah bergerak semakin cepat. Dan pasti akan mencapai kemenangannya, karena kemenangan hanyalah milik Allah.(001)
Dibaca : 919 kali


lainnya
- HKDD Kembali di Bekasi
- Kuliah Non Kurikuler di UAD dengan Dirham
- Digencarkan, Penerapan Dinar Dirham di Depok
- Dinar Dirham Kembali ke Pesantren
- Lagi Zakat Dibagikan, Sebanyak 360 Dirham
Index kategori : Berita
© WAKALA INDUK NUSANTARA DISCLAIMER SITEMAP SITE INFO