Cirebon, 04 Mei 2012
Sultan Sepuh XIV: Segera, Pembayaran Zakat dalam Dinar dan Dirham
Di hadapan lebih dari 1000 orang warga Kasepuhan, Sultan PRA Arief Natadiningrat, menyatakan zakat mal akan segera dapat dibayarkan dengan Dinar dan Dirham Kesultanan.

Waktu salat Ashar, Senin, 1 Mei 2012, baru saja berlalu. Bangsal Keraton Kasepuhan, dalam waktu sebentar, telah dipenuhi oleh lebih dari 1000 orang warga, yang hendak mengikuti acara haul dua tahun wafatnya Sultan Sepuh XIII, Sultan PRA Maulana Pakuningrat, semoga Allah meridhoinya. Acara haul diisi dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil, serta doa bersama.
Dalam kesempatan baik itu, Sultan Sepuh XIV, PRA Arif Natadiningrat, selain mengantarkan acara dan mengingatkan semua hadirin akan kesementaraan hidup di dunia, memanfaatkan momentum ini untuk beberapa hal.
Pertama, Sultan Sepuh XIV menganugerahkan gelar PRA (Pangeran Raja Adipati), kepada putra putrinya.
Kedua, Sultan Arif juga mengukuhkan sejumlah pimpinan di berbagai wilayah dan lembaga di lingkungan Kesultanan Kasepuhan. Di antara yang dikukuhkan adalah para Bekel di beberapa wilayah, Kaum masjid-masjid di lingkungan kesultanan, serta beberapa pejabat lain.
Ketiga, pada kesempatan tersebut, Sultan Arif juga menyampaikan kepada hadirin, akan segera dicetak dan diedarkannya koin Dinar dan Dirham Kesultanan Kasepuhan.
'Dengan demikian zakat kembali dapat ditarik dan dibayarkan dengan Dinar dan Dirham, sesuai sunnah Nabi, sallalahu alayhi wa sallam,' ujar Sultan Sepuh XIV.
Esok harinya, kepada Amir Zaim Saidi, yang menghadap bersama Ketua Jawara Pusat, Wazir Abdarrahman Rachadi, Sultan Sepuh XIV menyatakan persetujuannya untuk diselenggarakannya pasar-pasar terbuka di berbagai wilayahnya. Yang terutama, tentu saja, adalah di sekitar Keraton Kasepuhan, di atas tanah lapang atau alun-alun, tapi juga di wilayah lain, seperti Gunung Sembung, Panjunan, dan lain-lain. Untuk tahap pertama Suq Muamalah ini akan diselenggarkan sebulan 1-2 kali, hingga berkembang secara alamiah, sesuai dengan pertumbuhan anggota JAWARA di Cirebon.
Sementara itu, koin-koin Kesultanan Kasepuhan, dengan desain WIM di satu sisi dan lambang Kesultanan Kasepuhan di lain sisi, tengah disiapkan untuk dicetak. Diharapkan dalam waktu beberapa bulan ke depan koin-koin ini telah beredar dan dapat digunakan oleh masyarakat.(001)
Dibaca : 1214 kali
lainnya
Index kategori : Berita
Sultan Sepuh XIV: Segera, Pembayaran Zakat dalam Dinar dan Dirham
Di hadapan lebih dari 1000 orang warga Kasepuhan, Sultan PRA Arief Natadiningrat, menyatakan zakat mal akan segera dapat dibayarkan dengan Dinar dan Dirham Kesultanan.

Dalam kesempatan baik itu, Sultan Sepuh XIV, PRA Arif Natadiningrat, selain mengantarkan acara dan mengingatkan semua hadirin akan kesementaraan hidup di dunia, memanfaatkan momentum ini untuk beberapa hal.
Pertama, Sultan Sepuh XIV menganugerahkan gelar PRA (Pangeran Raja Adipati), kepada putra putrinya. Kedua, Sultan Arif juga mengukuhkan sejumlah pimpinan di berbagai wilayah dan lembaga di lingkungan Kesultanan Kasepuhan. Di antara yang dikukuhkan adalah para Bekel di beberapa wilayah, Kaum masjid-masjid di lingkungan kesultanan, serta beberapa pejabat lain.
Ketiga, pada kesempatan tersebut, Sultan Arif juga menyampaikan kepada hadirin, akan segera dicetak dan diedarkannya koin Dinar dan Dirham Kesultanan Kasepuhan.
'Dengan demikian zakat kembali dapat ditarik dan dibayarkan dengan Dinar dan Dirham, sesuai sunnah Nabi, sallalahu alayhi wa sallam,' ujar Sultan Sepuh XIV.
Esok harinya, kepada Amir Zaim Saidi, yang menghadap bersama Ketua Jawara Pusat, Wazir Abdarrahman Rachadi, Sultan Sepuh XIV menyatakan persetujuannya untuk diselenggarakannya pasar-pasar terbuka di berbagai wilayahnya. Yang terutama, tentu saja, adalah di sekitar Keraton Kasepuhan, di atas tanah lapang atau alun-alun, tapi juga di wilayah lain, seperti Gunung Sembung, Panjunan, dan lain-lain. Untuk tahap pertama Suq Muamalah ini akan diselenggarkan sebulan 1-2 kali, hingga berkembang secara alamiah, sesuai dengan pertumbuhan anggota JAWARA di Cirebon.
Sementara itu, koin-koin Kesultanan Kasepuhan, dengan desain WIM di satu sisi dan lambang Kesultanan Kasepuhan di lain sisi, tengah disiapkan untuk dicetak. Diharapkan dalam waktu beberapa bulan ke depan koin-koin ini telah beredar dan dapat digunakan oleh masyarakat.(001)
Dibaca : 1214 kali


lainnya
- HKDD Kembali di Bekasi
- Kuliah Non Kurikuler di UAD dengan Dirham
- Digencarkan, Penerapan Dinar Dirham di Depok
- Dinar Dirham Kembali ke Pesantren
- Lagi Zakat Dibagikan, Sebanyak 360 Dirham
Index kategori : Berita
© WAKALA INDUK NUSANTARA DISCLAIMER SITEMAP SITE INFO