
Lagi, Tamu WIN dari Cape Town
Zaim Saidi - Direktur Wakala Induk Nusantara
WIN kembali kedatangan tamu dari Cape Town. Kali ini dalam perjalanan bisnis mencari barang untuk diekspor.
Haji Abdussabur Kirke sebenarnya asli warga negara Inggris. Tetapi, sudah hampir sepuluh tahun ini bermukim di Cape Town. Dia adalah salah satu murid terdekat Shaykh Dr Abdalqadir as Sufi, yang selama ini mengurusi penerbitan buku-buku Shaykh Abdalqadir, melalui Budgate Press, yang dipimpinnya. Selama sepekan, dari 23-30 Juni lalu, ia bertamu ke Jakarta. Tujuannya ada dua: ingin melihat secara langsung perkembangan penerapan muamalat di Indonesia, khususnya Festival Hari Pasaran (FHP) dan aktivitas Jawara lainnya; kedua, ia ingin menjajaki kemungkinan mengimpor produk-produk Indonesia untuk pasaran Afrika Selatan dan Eropa.
'Shaykh Abdalqadir sangat menekankan pentingnya mengembalikan Karavan di kalangan umat Islam saat ini,' ujarnya menyampaikan alasan mengapa ia ingin terjun langsung dalam perdagangan. Seumur-umur pekerjaan profresional Pak Abdussabur selama ini sebatas berurusan dengan penerbitan buku dan penerjemahan. 'Karavan itu artinya memindahkan barang perdagangan dari satu wilayah ke wilayah lain, dan dalam konteks sekarang modanya adalah konteiner,' tambahnya.
Selama di Jakarta Pak Abdussabur sempat menghadiri dua FHP, yakni FHP di Bekasi dan Gunung Sindur, Bogor, serta stand Jawara di Halal Food Expo, yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI, 24-26 Juni 2011 lalu. Dia juga sempat menghadiri Pekan Raya Jakarta, serta mengunjungi beberapa anggota Jawara, salah satunya adalah toko Kriya Nusantara, di Kemang, Jakarta.
Dari hasil kunjungannya ini dua produk sangat menarik perhatiannya, yaitu mebel Jepara dan produk kerajinan-artistik dari Kriya Nusantara. Beberapa sampel produk telah dibawahnya ke Cape Town. Tak lupa, Pak Abdussabur membelanjakan sejumlah Dirhamnya di arena FHP di atas dan membawa sejumlah koin Dinar dan Dirham ke Cape Town.
'Saya sangat gembira melihat perkembangan penerapan muamalat di sini. Ketahuilah tidak ada tempat lain di dunia ini yang semaju Indonesia dalam hal ini,' ujarnya tanpa bermaksud memuji atau berbasa-basi.